oleh

Saluran Irigasi di Desa Mojosari Kepohbaru Ambrol, Dinas Diharapkan Peka Dalam Pengawasan dan Rehabilitasi Bangunan

-Ragam-127 views

Bojonegoro –  Saluran irigasi  aliran sungai di Desa Mojosari Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro ambrol. Ambrolnya saluran irigasi vero sement kurang lebih setinggi 150 meter dengan panjang 12 meter tersebut disebabkan akibat guyuran hujan yang tinggi melanda kawasan kepohbaru dan sekitarnya pada beberapa hari terakhir.

Baca Juga  Pusdik Jurnalistik Gembleng Anggota KJJT di Aula Masjid

Baca Juga  Antisipasi Lonjakan Harga Sembako Jelang Ramadhan, Forkopimcam Sumberrejo Sidak Ke Pasar

Baca Juga  Cegah Penyebaran Virus PMK, Bhabinkamtmas Desa Karangdinoyo Lakukan Pengecekan Hewan Ternak

Ditemui dilokasi, salah satu warga setempat yang tidak mau di publikasikan namanya menuturkan, bahwa aliran sungai yang meluap karena curah hujan itu membuat bangunan saluran irigasi menjadi longsor dan bangunan saluran tersebut sudah lama seharusnya pada musim kemarau lalu harus di lakukan rehab bangunan.

“ Besarnya air dan curah hujan yang tinggi membuat sungainya meluap, juga di sebabkan bangunan sudah lama hingga membuat bangunan saluran irigasi tidak kuat menahan geseran tanah, lalu ambrol, ucap warga, Senin (08/01/2024).

Dari pantauan awak media di lokasi, memang terlihat saluran irigasi yang berada di Desa Mojosari Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro terlihat sudah lama tidak ada rehabilitasi dan banyak yang sudah doyong,

Dalam hal ini seharusnya pihak pemerintah atau dinas terkait Sumber Daya Air ( PSDA ) harus peka dalam menjalankan pengawasan dan perawatan agar tidak terjadi kerusakan pada beberapa bangunan yang lebih lanjut.

Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi lagi longsoran susulan, lokasi longsor sementara warga setempat membuat tanggul dengan mengunakan karung yang di isi dengan tanah ditutup agar tidak kembali ambrol.( Sl/Red )

Komentar

Tinggalkan Balasan