oleh

Diduga Limbah Milik PT TPPI, Menimbulkan Bau Menyengat, Pemkab Tuban Wajib evaluasi Kebawah.

TUBAN- Setelah mencemari air laut dan beberapa warga sempat bertemu dengan manejemen PT. Trans Pacific Petrochemical Indotama (PT. TPPI). Kali ini, warga Desa Remen Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban Jawa Timur, merasakan bau menyengat yang diduga hasil limbah milik PT TPPI.

Hal ini disampaikan Tamtomo warga setempat yang beberapa kali sudah memprotes pihak PT TPPI agar dalam pengelolaan limbah tidak merugikan warga sekitar, Sudah dua hari ini bau menyengat menggangu warga, kalau pihak Manejemen PT TPPI tidak ada tindakan ini sama halnya, sudah merugikan kesehatan warga ” tegasnya.Pada (8/12/23).

Baca Juga  Setelah Viral Pelaporan Somasu , Oknum Perhutani Ambil Kayu Tidak Jelas Yang Dititipkan Sebulan ke Rumah Warga

Baca Juga  Meski Sempat Diperbaiki, Jalan Aspal Desa Sumuragung Saat Ini Kembali Terlihat Menganga

Baca Juga  Diduga Ada Kongkalikong Pada Proyek Rp85 Miliar Lebih

Tomo bersama warga lainya merasakan langsung dampak yang ditimbulkan limbah PT TPPI, kami berharap ada tindakan bukan hanya janji pada masyarakat, akibatnya, kesehatan dan keselamatan warga menjadi taruhannya.

Setelah ada mediasi dari pihak Pemerintah Desa dengan PT TPPI pada beberapa hari lalu, Warga masih menunggu keseriusan penanganan limbah dari pihak PT TPPI, Karena dampak limbah yang ditimbulkan saat ini menjadi kecemasan warga setempat ” Ucapnya.

Selain itu, Pemerintah Daerah dalam hal ini juga harus serius melakukan evaluasi ke bawah, agar dalam penanganan limbah yang saat ini menjadi problem di wilayah Desa Remen betul -betul ditangani, agar masyarakat sekitar tidak menjadi korban dan mendapatkan perlindungan hukum atas dampak yang ditimbulkan dari PT TPPI ” tambahnya.

Baca Juga  Bau Menyengat Tumpukan Sampah di Sisi Jalan PUK Sumberrejo- Kedungadem Dikeluhkan Warga

Menanggapi bau menyengat yang ditimbulkan limbah, pihak manejemen PT TPPI, Darmanto Selaku Manajer HSE saat dikonfirmasi, masih belum ada waktu untuk memberikan tanggapannya dikarenakan pihaknya masih ada beberapa kesibukan.

Saya lagi ngurus paspor di Imigrasi bapak, mohon maaf ingih” singkatnya. (Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan