oleh

Proyek Rehabilitasi Jembatan Ruas Jalan Poros Kecamatan Kanor Bojonegoro Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi

Bojonegoro,- Proyek rehabilitasi jembatan ruas jalan Poros Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro tepatnya di Desa Sumberwagi dengan teknik pekerjaan beton bertulang yang mengunakan besi strous dan besi pelkep bawah diduga mengunakan besi yang tidak sesuai spesifikasi, Proyek rehab jembatan tersebut juga tidak jelas milik CV mana yang mengerjakan, di lokasi pekerjaan tidak terlihat papan informasi proyek.

Baca Juga  Besok , Kejaksaan Negeri Bojonegoro Panggil Panitia Parades se Kecamatan Baureno

Baca Juga  Terus Digebut, Rekonstruksi Jalan Mayangkawis - Nglajang Memasuki Progres 20%

Baca Juga  Meski Ada Larangan, SPBU Brangkal Kepohbaru Masih Nekad Layani Pembelian Pertalite Memakai Jerigen

Proyek rehab jembatan kini menjadi buah bibir dan kecaman warga sekitar.

Betapa tidak, diduga proyek dengan pagu senilai lebih ratusan juta yang diperoleh dari anggaran APBD Kabupaten Bojonegoro tersebut, dalam pelaksanaannya diduga tidak sesuai spesifikasi, bahkan terkesan dikerjakan asal-asalan.

Seperti yang di sampaikan oleh warga setempat, yang berinisial AG. Dirinya menyebut dalam proses pengerjaan diduga banyak penyiasatan dan asal asalan, sangat disayangkan, pengecorannya pakai adukan manual. Seharusnya itu pakai molen atau  Readymix (mobil molen-red),” ungkap Ag kepada awak media.Pada (5/12/23).

Baca Juga  Kejamnya Praktek Riba Di BPR Lestari Bojonegoro.

Dirinya meragukan kwalitas pengerjaan cor beton pada jembatan tersebut, lantaran diduga telah terjadi upaya pengurangan bahan material, terlebih besi yang digunakan sangat jauh dari kata spek.

“Dalam proses pengecoran pelkep bawah saja masih banyak air dan mengunakan adukan kering, juga tidak ada takarannya, rentan sekali dikurangi untuk campurannya, Mas,” terangnya.

Dari pantauan awak media dan beberapa informasi yang di dapat di lokasi perkerjaan rehab jembatan jalan poros Kecamatan Kanor tersebut diduga pokir milik salah satu Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro. Dalam hal ini Pihak Dinas terkait untuk serius dalam pengawasan dan pelaksanaan proyek tersebut, agar bisa menghasilkan mutu dan kwalitas yang baik yang di harapkan warga. ( Sl/Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan