oleh

Sebanyak 147 Kepala Desa di Wilayah Timur Kabupaten Bojonegoro, Ikuti Kamabisa Kwartir Gerakan Pramuka

-Ragam-118 views

Bojonegoro – Bertempat di Halaman  Museum Wisata Edukasi Desa Pejambon Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro,dilakukan Pembukaan Kursus Orientasi Ketua Majelis Pembimbing Desa ( KAMABISA ) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro Tahun 2023. Sabtu, 24/11/2023.

Baca Juga  Gelar Halal Bi Halal,IMKD Bojonegoro Dukung Pembangunan Berkelanjutan

Baca Juga  Tangis Haru Bahagia Keluarga, Saat Menyambut Kedatangan Jamaah Haji Kloter Kedua

Baca Juga  Pentas Duta Seni Kabupaten Bojonegoro Tahun 2023 DiGelar di Desa Sendangrejo Dander.

Dalam kegiatan pembukaan tersebut dihadiri, Nurul Azizah M.M selaku Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka  Bojonegoro, Sukur Prianto  Wakil Ketua DPRD Bojonegoro dari Partai Demokrat,

Jupri dari Kabid Kepramukaan Dispora Kab.Bojonegoro, Arifin  S.H Mewakili Kajari Kabupaten Bojonegoro, Hanafi selaku Ketua Harian Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bojonegoro, Kapten Inf Kasbolah  Danramil 0813-09/Sumberrejo, AKP Faktur Rahman Kapolsek Sumberrejo,  Para Camat kegiatan Kursus Orientasi KAMABISA  meliputi , Sumberrejo,Balen, Kedungadem,Kanor, Kepohbaru dan Baureno. Para Ka Kwarran, Sumberrejo,Balen, Kedungadem,Kanor, Kepohbaru,Baureno,dan Para peserta Kursus Orientasi KAMABISA terdiri dari 147 Kepala Desa .

Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka  Bojonegoro Nurul Azizah dalam sambutanya menyampaikan,  kegiatan seperti ini akan di adakan setiap tahun kedepannya.

Ia juga menambahkan, bahwa kegiatan Kamabisa ini juga bisa mempererat tali silaturahmi dan saling guyup rukun antar sesama kepala desa. Yang lebih penting lagi kegiatan ini juga bisa menambah ilmu pengetahuan tentang kepramukaan dan membentuk karakter generasi baru yang lebih baik” tutur Sekda Perempuan ini.

Baca Juga  Penjaringan Perangkat Desa Miyono,Sekar Dilakukan Dengan Metode CAT Berjalan kondusif.

Kapten Inf Kasbolah Danramil 0813-09/Sumberrejo mengatakan, Kegiatan yang mengusung tema “Melalui Kursus Orientasi Pembinaan Desa ( KAMABISA), Kwartir cabang Bojonegoro, Kita Kembali ke Jati Diri Gerakan Pramuka.

Danramil mengungkapkan, Pramuka merupakan pendidikan karakter terbaik. Jika pramuka telah membumi, maka akan muncul generasi yang lebih baik dan lebih berkarakter.

Baca Juga  Implementasikan Program, KKN-T Unigoro Disambut Hangat Pemerintah Desa Gondang

“Untuk dapat menciptakan generasi yang handal, serta cakap dalam menghadapi setiap tantangan zaman, maka setiap pembina harus mempunyai pandangan dan wawasan yang luas. Selain itu pramuka juga harus mampu berevolusi untuk dapat beradaptasi dengan kemajuan zaman,” kata Danramil Kasbolah,

Danramil  juga mengapresiasi kegiatan oreantasi kursus pembina Desa ( KAMABISA) yang melibatkan para kepala Desa di wilayah timur 6 Kecamatan yang di hadiri sebanyak 147 kepala desa. Ia berharap, dengan mengikuti kursus Kamabisa, maka harapannya pemahaman tentang fungsi kamabisa  akan meningkat, sehingga akan berdampak pada peningkatan pembinaan Pramuka di Desa dan Kelurahan.

“Pramuka bukan hanya milik Gugus Depan. Pramuka juga milik Desa dan Kelurahan. Artinya, seluruh lapisan masyarakat harus tahu apa itu Pramuka dan apa manfaatnya” Harapnya.

Baca Juga  Tak Kunjung Dibayar, Warga Keluhkan Sewa lahan Baliho Milik Pemkab Bojonegoro

Sementara, Abd Rokhman Kepala Desa Pejambon menyampaikan, kami mewakili Pemerintah Desa Pejambon mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir di desa Pejambon dan juga saya ucapkan banyak terima kepala ibu Nurul Azizah selaku Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka  Bojonegoro yang telah hadir dan memberikan motivasi dan semangat kepada kami, dengan terselenggaranya KAMABISA ini, semoga Pemerintah Desa dapat bersinergi untuk mendukung melaksanakan program  kegiatan Kwartir khususnya dalam menyiapkan generasi muda penerus bangsa agar kedepannya lebih baik.

“Sinergitas Kwartir dan Pemerintah Desa  dalam pembinaan Pramuka diharapkan mampu menjadi benteng bagi generasi muda dalam pemahanan manfaat Pramuka dan memperkaya wawasan kebangsaan,” ungkapnya.

Kegiatan di tutup Pada pukul  23.30 Wib dengan simbolis penyalaan Api Unggun dan kegiatan berjalan dengan tertib, aman dan lancar.( Sl/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan