oleh

Matrial Proyek Brojong di Desa Turigede, Kepohbaru Membahayakan Pengguna Jalan.

Bojonegoro – Proyek Pembangunan Bronjong sungai di sisi Jalan di Desa Turigede Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro yang bernilai ratusan juta rupiah, terkesan membahayakan bagi pengguna jalan, selain itu, Proyek tersebut juga minim Informasi pada publik.

Tumpukan material proyek seperti batu, menutupi hingga separuh badan jalan, apalagi kondisi ini di perparah kurangnya lampu penerangan jalan di malah hari.

Baca Juga  Pembangunan Proyek Bronjong di Desa Turigede Kepohbaru Tak Kunjung Selesai, Pihak Dinas Harus Tegas

Baca Juga  Sempat Terpasang, Papan proyek Bronjong di Desa Simbatan Menghilang, Dinas PU SDA Bojonegoro Diharap Tegas

Terpakainya badan jalan untuk meletakkan material proyek, terlihat jelas di Jalan Poros Desa Turigede. Tumpukan batu belah berserakan di badan jalan, kondisi ini membuat gerah pihak Penguna jalan umum.

Dengan banyaknya Matrial batu di tengah jalan, warga mengeluh jika tumpukan material proyek Bronjong sangat mengganggu arus lalu lintas, apalagi pada malam hari, sebab sepanjang jalan tersebut minimnya lampu penerangan jalan dan pihak Pelaksana juga tidak memperhatikan rambu- rambu bahaya pada tumpukan matereal.

“Jalan ini jadi padat dan macet serta sempit lantaran tumpukan material,” Keluh Penguna Jalan dan warga sekitar. Sabtu, (14/10/2023 )

Baca Juga  Proyek Jembatan Kedungadem- Nglinggo Ada Keretakan, Dinas PU Bina Marga Bojonegoro Terkesan Tutup Mata

Sambung Warga, mengingat Proyek Bronjong ini bersebelah dengan masjid dan banyak anak yang mengaji dan berlalu lalang, jalan ini satu-satunya akses lintas pulang pergi warga, kami mohon agar pihak kontraktor atau dinas terkait untuk memperhatikan keselamatan warga dan mohon untuk segera di tindak lanjuti”  ucap warga yang melintas.

Hingga berita ini ditayangkan, belum diketahui secara pasti proyek Bronjong tersebut dari mana dan pihak mana yang mengerjakan, mengingat dilokasi belum ada papan informasi, lambanya pekerjaan bronjong dikeluhkan warga sekitar. (Sl/red).

Komentar

Tinggalkan Balasan