oleh

Peringatan Isra Mi’raj 1444 Hijriyah, Anggota Kodim Bojonegoro ikuti Istighosah Kubro

-TNI-5 views

Bojonegoro – Dalam rangka memperingati hari besar Islam Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriyah, anggota TNI jajaran Kodim 0813 Bojonegoro turut mengikuti kegiatan Istighosah Kubro secara virtual di Masjid Al Askhar Markas Kodim setempat, Minggu (19/2/2023).

Kegiatan yang diinisiasi MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah bekerjasama dengan TNI Angkatan Darat ini secara terpusat diselenggarakan di Masjid Agung Cianjur, Jawa Barat, yang dihadiri Wakil Presiden RI yang juga Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Prof. Dr (H.C.) KH. Ma’ruf Amin, Ketua MUI, KH. M. Cholil Nafis, Lc., MA., Ph.D, dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Baca Juga  Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan, Babinsa Koramil Sumberrejo Bojonegoro bersama Aparat Terkait Patroli Gabungan

Dalam ceramahnya, KH. Jujun Junaidi, mengajak kita semua agar selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kita baru saja dilanda bencana alam ya itu gempa bumi, tanah longsor, banjir dan lainya. Hal tersebut merupakan peringatan dari Allah SWT. “Sesungguhnya, Allah SWT menyayangi orang-orang yang sabar dalam menerima cobaan. Selalu mengingat Allah SWT kapanpun, dimanapun dan dalam kondisi apapun. Musibah yang terjadi di Kabupaten Cianjur kemarin semoga menjadi pengingat bagi kita semua,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. M. Cholil Nafis, Lc., MA., Ph.D, mengatakan bahwa dalam acara yang di inisiasi oleh bapak Kepala Staf Angkatan Darat, Majelis Ulama Indonesia, Dewan Masjid Indonesia, Majelis Ulama Cianjur, dan seluruh masyarakat tersebut agar kita senantiasa tetap mengingat kepada Allah SWT dan mendapatkan keberkahan yang melimpah.

“Ulama dan tentara tidak bisa dipisahkan, dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, selalu berjuang bersama-sama demi tercipta kedamaian yang abadi,” ujarnya.

Baca Juga  Periode 1 April 2024, 34 Prajurit Kodim Bojonegoro Naik Pangkat

Ditempat yang sama, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Dudung Abdurachman, dalam sambutanya menyampaikan bahwa dalam suasana yang penuh kekeluargaan dan semangat Ukhuwah Islamiyah ini sholawat dan salam tak lupa kami ucapkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW yang telah membawa ajaran yang mulia untuk keselamatan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Selaku Kepala Staf Angkatan Darat dan pribadi, Jenderal TNI Dudung Abdurachman, juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Dewan Pembina Majelis Ulama Indonesia (MUI) atas terselenggaranya kegiatan dengan baik dan lancar.

Peristiwa Isra dan Mi’raj merupakan perjalanan spiritual yang luar biasa, yang skaligus merupakan salah satu mukjizat Al Qur’an. Puncak dari peristiwa ini adalah pertemuan antara Rasulullah dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala untuk mendapatkan perintah tentang Sholat.

Baca Juga  Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan, Babinsa Koramil Sumberrejo Bojonegoro bersama Aparat Terkait Patroli Gabungan

Menurut pendapat Alim Ulama juga memiliki dimensi pemahaman Syariat tarekat hakikat serta makrifat yaitu pertemuan paling bersejarah antara makhluk ciptaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan Sang Khalik atau pencipta dari segala sesuatu yang ada di jagat raya ini.

Sehingga pihaknya berharap, melalui peringatan Isra dan Mi’raj ini dapat meningkatkan ibadah dan ketaqwaan kita semua kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam serta dapat mengimplementasikannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kegiatan Istighosah Kubro ini merupakan salah satu cara mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperbanyak zikir dan doa. Harapannya kita semua memperoleh ketenangan batiniah, serta semakin kuat dan ikhlas, sabar dalam menerima musibah dan bencana sebagai ujian dari Allah SWT serta mampu bangkit kearah perbaikan kehidupan yang lebih layak,” ujar Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Baca Juga  Perkuat Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, Babinsa Kodim Bojonegoro Karya Bakti bersama Warga Panemon Sugihwaras

Disampaikan juga oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, bahwa seluruh prajurit TNI Angkatan Darat harus selalu berada di tengah-tengah rakyat, untuk mengatasi kesulitan rakyat apapun bentuknya sekaligus menjadi solusi.

“Karena rakyat adalah ibu kandung dari TNI Angkatan Darat. Dan rakyat Indonesia akan selalu berada di hati Angkatan Darat,” pungkasnya. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan