oleh

Tak Ada Rekomendasi, BKKD di Desa Talun Sumberrejo Berjalan Sesuai Regulasi

Foto-Timlak dan rekanan saat proses lelang

Bojonegoro- Pekerjaan jalan rigid beton dari dana Bantuan Keuangan Kusus Desa (BKKD) di Desa Talun Kecamatan Sumberejo Kabupaten Bojonegoro tahap pelaksanaan, hal ini disambut gembira oleh warga kususnya masyarakat desa Talun dan sekitarnya untuk menikmati jalan mulus. 

H. Zainal Abidin Kepala Desa Talun mengatakan, saat ini pekerjaan masih proses pelaksanaan pada penyerapan anggaran 50 %, dan saat ini sudah melakukan tahapan pengecoran pada jalan. 

” Saat ini proses pelaksanaan masih tahap pekerjaan pengecoran jalan”ucapnya, Pada (20/1/2022). 

Zainal Abidin menjelaskan, apa yang dilaksanakan oleh timlak sudah sesuai regulasi yang ada, mulai dari proses pembukaan lelang hingga pengumuman lelang. Adapun apa yang disampaikan oleh salah satu timlak pada saat ada sidak Wabup, itu tidaklah benar, karena pada proses lelang semua timlak hadir bersama Perangkat Desa. Memang saat itu Ahyarudin salah satu timlak yang menyebutkan proses lelang tidak terbuka ,karena memang yang bersangkutan tidak hadir mengikuti lelang dengan alasan sibuk, padahal undangan lelang sudah jauh- jauh hari disepakati bersama” jelasnya. 

” Saat itu yang bersangkutan memang tidak hadir dengan alasan sibuk dan sudah mandat ke Timlak yang lain untuk mengikuti proses lelang,namun saat itu kita tunda untuk proses saat penandatanganan karena yang bersangkutan tetap harus kita hadirkan sebagai ketua timlak pada pekerjaan jembatan ‘tambahnya. 

Zainal Abidin Kepala Desa menambahkan, kami pihak Pemdes berusaha sebaik mungkin dari segi administrasi maupun teknis pekerjaan, Kalau ada bahasa rekomendasi itu kurang pas dan itu tidak benar, karena semua perangkat dan timlak saya ajak kordinasi dan tidak ada yang saya tutupi” ungkapnya. 

Baca Juga  Quick Response Kesehatan, Pemkab Bojonegoro Resmikan Safety Center Boster 119

” Sekali lagi tidak ada rekomendasi ke siapapun, karena pihak rekanan murni menyodorkan penawaran didepan semua timlak, Saya atas nama Pemdes Talun sangat mengapresiasi atas sidak Wabub sebagai bahan evaluasi pekerjaan pada program BKKD” tambahnya. 

Sementara Rofiqul selaku TPKAD menerangkan, untuk proses lelang sudah kita lakukan sesusi prosedur yang ada,dan alhamdulillah kami sangat terbuka dengan bukti dokumentasi lelang dan juga berita acara lelang yang disaksikan bersama- sama. 

” Proses ini semua kita lakukan bersama timlak dan semua sudah menyetujui hasil lelang ” ucapnya. 

Rofiqul mengatakan, apapun yang menjadi acuan pelaksanaan BKKD ini kami lakukan sesuai regulasi yang ada. Adapun adanya sidak dari Wabup dengan ditemukannya pekerjaan rigid sepanjang 30 M kurang bagus, itu sudah sejak awal kita evaluasi bersama rekanan dan segera diperbaiki. 

Terpisah Nhukin salah satu timlak yang mengikuti lelang sekaligus mendapat mandat dari Ahyaarudin menyatakan, saat itu sudah kami ajak untuk mengikuti proses agar semua tahu dan mengikuti sesuai poksinya. Namun memang saat itu dirinya tetap tidak bisa hadir dengan alasan sibuk. 

” Soal pernyataannya di media pada proses lelang kurang terbuka dan seakan tiba- tiba disodorkan untuk tanda tangan kepada timlak itu tidaklah benar, yang mana yang bersangkutan sudah mandat ke kita sebagai timlak untuk melakukan proses lelang” ujarnya.

Terakhir, Dirinya berharap dengan adanya sidak dari Wabup ini ada pembinaan kepada Desa penerima BKKD agar tidak terjadi kesalahan dari segi administrasi hinga ke permasalahan hukum. (Red). 

Komentar

Tinggalkan Balasan