oleh

Bupati Bogor, Melihat Langsung Sarana dan Prasarana Penyediaan Air Minum

-Edukasi-0 views

Bogor, | mmcnews.id, – Bupati Bogor, Ade Yasin melihat langsung pengoperasian Sarana Dan Prasarana Penyediaan Air Minum (SPAM) Water Treatment Plant (WTP) di Kecamatan Tenjo, Rabu (24/3). Ade Yasin pastikan instalasi pengolahan air ini dapat tercapai sehingga distribusi kebutuhan air bisa dirasakan secara merata oleh semua lapisan masyarakat.

“WTP Tenjo ini dibangun rencananya untuk mengairi sembilan desa yang ada di Kecamatan Tenjo. Sejak tahun 2013 masyarakat Tenjo sudah mengutarakan bahwa salah satu permasalahan yang dihadapi di Kecamatan Tenjo adalah sulitnya mendapatkan air bersih di sembilan desa, terutama pada musim kemarau,” ujar Ade Yasin.

Sejak itu, lanjut Ade Yasin, Pemerintah Kabupaten Bogor terus berupaya mencari solusi dan menyiapkan rencana untuk membangun sarana air bersih agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Tenjo. Tahun 2015 pembangunan instalasi pengolahan air dimulai, diawali dengan pembebasan lahan dilanjutkan dengan konstruksi dan optimalisasi fungsi awal instalasi air dengan sistem Hidran Umum (HU) di setiap desa dan selesai di tahun 2020.

“Alhamdulillah, berkat doa dan dukungan masyarakat dan upaya Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas PUPR, pada hari ini sudah dapat dipastikan bahwa optimalisasi keberfungsian instalasi pengolahan air ini dapat tercapai sehingga distribusi kebutuhan air bisa dirasakan secara merata oleh semua lapisan masyarakat.

Ade menambahkan, saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mewujudkan WTP Tenjo ini, khususnya kepada jajaran Dinas PUPR dan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan.

“Teruslah berinovasi mengembangkan gagasan yang visioner untuk meningkatkan kualitas layanan air bersih bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bogor secara merata dan berkelanjutan”, katanya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor, Subiantoro menambahkan, Water Treatment Plant (WTP) atau Instalasi Pengolahan Air (IPA) ini berfungsi sebagai sarana pengolahan air untuk mendapatkan kualitas air bersih sesuai dengan standar mutu yang siap dikonsumsi oleh masyarakat melalui sistem Sambungan Rumah (SR),” terang Subiantoro.

Baca Juga  Bupati Bogor: Kecamatan Memiliki Peran Penting Dalam Keberhasilan Program Samisade

“WTP Tenjo ini menggunakan sumber air baku dari Sungai Cidurian, dan memiliki kapasitas IPA 15 liter per detik dengan kapasitas reservoir 5.000 liter. Dan terdapat 4 Hidran Umum (HU) yang berada di 5 desa dengan kapasitas masing- masing 3.600 liter,” jelasnya.

Subiantoro mengungkapkan, untuk saat ini pelayanan baru mencakup 5 desa yaitu Desa Bojong, Desa Babakan, Desa Tenjo, Desa Singabraja Dan Desa Singabangsa. Namun kapasitas instalasi pengolahan air ini akan terus ditingkatkan agar bisa melayani masyarakat di desa lainnya yang masih kekurangan air, dengan menambah jumlah sambungan dan kapasitas air sehingga akses air bersih untuk masyarakat Tenjo dapat lebih merata.(Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan